Demokrasi Berparas Ilusi


Kulihat parasnya demokrasi
Ia menangis di sudut ruang yang gelap

Ada yang kaya ada yg miskin
Ada yang menangis ada yg ditangisi
Ada yang menindas ada yg ditindas

Kulihat parasnya demokrasi
Ia merangkak perlahan tapi di hadang
Ada yg melindungi ada yang dilindungi
Ada yang curang ada yang mencurangi
Ada yang kotor ada yang mengotori
Sejatinya apa yang engkau cari

Kulihat parasnya demokrasi
Ia melambaikan tangan lalu pergi
Ada yang berjanji ada yang mengkhianati
Ada yang mengasihi ada yang dikasihi
Ada yang memberi ada yang mencuri
Lalu apa yang ingin kau miliki

Kulihat parasnya demokrasi
Celotehnya yang yang semakin garang
Ada yang bergandengan ada yang melepaskan
Ada yang memberi hadiah ada yang diberi hadiah
Ada yang memprovokasi ada yg di provokasi
Lalu apa yang kau cari di dunia ini

Kulihat parasnya demokrasi
Merengek di sore hari
Ia seperti hewan tongerek

Ada yang berlari ada yang melarikan diri
Ada yang duduk ada yang diduduki

Kulihat parasnya demokrasi
Ia lihai beralibi
Yang salah dilindungi
Yang benar dicaci maki
Yang bersuara dikriminalisasi
Besi jeruji jadi santapan sehari-hari

Kulihat parasnya demokrasi
Kulihat parasnya demokrasi
Kulihat parasnya demokrasi
Kulihat parasnya demokrasi
Kulihat parasnya demokrasi

Jogja, 1 Juni 2019

Arif.R.
Ketua lembaga seni budaya dan olahraga DPP IMM
Presiden sastra UMY

Tinggalkan Balasan